Tahun 2024 Ketapang Dapat Rp. 249 Miliar Dana Desa

Ketapang (sorot10) – Pemerintah mengucurkan Dana Desa (DD) senilai Rp249 miliar untuk Kabupaten Ketapang pada tahun 2024. Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu bakal disalurkan pada 253 desa di Kabupaten Ketapang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Ketapang, Mansen memaparkan, selain Dana Desa, pemerintah desa di Ketapang juga bakal menerima Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemda setempat sebesar Rp 108 miliar.

“Selain DD dan ADD, pemerintah desa juga bakal kebagian dana Bagi Hasil Pajak (BHP) senilai Rp11,6 miliar dan dana Bagi Hasil Retribusi (BHR) sebesar Rp3,6 miliar,” papar Mansen, Kamis (28/3/2024).

Mansen menjelaskan, besaran Dana Desa yang diterima setiap desa beragam. Salah satu faktornya adalah jumlah penduduk, status desa, angka kemiskinan hingga tingkat kesulitan geografis.

Mansen menuturkan, Desa Kualan Hulu Kecamatan Simpang Hulu, mendapat Dana Desa terbesar di tahun ini yakni mencapai Rp2,2 miliar. Sementara Desa Muara Semayok Kecamatan Pemahan menjadi desa dengan nominal terkecil yakni Rp629 juta.

“Tahun ini Dana Desa akan disalurkan melalui dua tahap, untuk desa yang berstatus mandiri, tahap pertama 60 persen tahap kedua 40 persen, kalau desa yang belum mandiri tahap satu 40 persen tahap dua 60 persen,” papar Mansen.

Mansen menambahkan, fokus penggunaan Dana Desa tahun ini diutamakan untuk mendukung penanganan kemiskinan ekstrim dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) maksimal 25 persen dari pagu Dana Desa.

Adapun program ketahanan pangan dan hewani minimal 20 persen, dana operasional pemerintahan desa maksimal tiga persen, hingga program stunting dan bantuan modal BUMDes.

“Dari 100 persen Dana Desa, maksimal 48 persen digunakan untuk mendanai program atau kegiatan yang diamanahkan undang-undang APBN, lalu minimal 52 persen digunakan untuk program sesuai kebutuhan dan permasalahan di desa,” jelas Mansen.

Mansen menekankan agar seluruh perangkat desa di Kabupaten Ketapang untuk serius menggunakan dana tersebut tanpa ada penyelewengan dana desa agar terhindar dari permasalahan hukum. (Yas)
Foto: Mansen

  • Related Posts

    Bupati: Jangan Tunggu Api Membesar Baru Bergerak

    Ketapang ( sorot10)— Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menegaskan pentingnya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mencegah dan menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi dan silaturahmi…

    Baca Selanjutnya

    Wabup Jamhuri Terima AudiensiLPPD

    Ketapang ( sorot10)- Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, menerima audiensi Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Ketapang di Ruang Rapat Wakil Bu pati Ketapang, Selasa, 15 September 2026. Pertemuan tersebut…

    Baca Selanjutnya

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Bupati: Jangan Tunggu Api Membesar Baru Bergerak

    • By admin
    • September 17, 2026
    • 6 views
    Bupati: Jangan Tunggu Api Membesar Baru Bergerak

    Wabup Jamhuri Terima AudiensiLPPD

    • By admin
    • September 17, 2026
    • 7 views
    Wabup Jamhuri Terima AudiensiLPPD

    Bupati Ikut Padamkan Karhutla di Lembah Hijau 1

    • By admin
    • September 16, 2026
    • 6 views
    Bupati Ikut Padamkan Karhutla di Lembah Hijau 1

    Udara di Ketapang Berbahaya, Bupati Wajibkan Warga Pakai Masker di Luar Ruangan

    • By admin
    • September 16, 2026
    • 9 views
    Udara di Ketapang Berbahaya, Bupati Wajibkan Warga Pakai Masker di Luar Ruangan

    Bupati Lounching Layanan IGD dan Rawat Inap RSUD Pratama Sandai

    • By admin
    • September 15, 2026
    • 8 views
    Bupati Lounching Layanan IGD dan Rawat Inap RSUD Pratama Sandai

    Bupati Hadiri Maulid BPCNU

    • By admin
    • September 15, 2026
    • 8 views
    Bupati Hadiri Maulid BPCNU