
Ketapang ( sorot10)- ASN Ketapang memperoleh nilai tidak sehat pada sikap adaptif dalam.penerapan budaya Berakhlak.
Survei pemetaan dan pengukuran budaya kerja ASN Ketapang tahun 2022 yang diikuti 708 ASN atau 12 persen ASN, hasil indeks implementasi Berakhlah dinyatakan cukup sehat atau 61,6 yang artinya pegawai sudah mengimplemantasikan nilai nilai berakhlah dalam perilaku kerja sehari hari dengan baik. Kecuali nilai adiptif yang dinyatakan tidak sehat.
Melihat hasil Survei tersebut Wakil Bupati Ketapang Farhan , menyatakan masih diperlukan perbaikan untuk setiap nilai budaya.” Komitmen pimpinan sangat diperlukan. Pemimpin harus menjadi role model dan tidak sebatas penandatanganan komitmen seperti yang selama ini dilakukan,” kata Farhan pada pengarahnnya pada forum konsultasi publik hasil survei berakhlakbtahunn2022 dan representatif agen perubahan di lingkungan pemda Ketapang, Selasa 4 /7/23.
Acara ini diikuti pejabat pimpinan tinggi pratana dan para agen perubahan di lingkungan pemda Ketapang. Sebagai narasumber ACT Group ESQ Leadership Center.
Berakhlak adalah berorientasi pelayanan, akronim akuntabel, Kompete, harmonis,loyal, adaptif, kolaborasi.
Dikatakan Farhan, sosialisasi nilai Berakhlak dengan pimpinan sebagai role model harus terus dilakukan agar terinternalisasikan hingga ke unsur organisasi yang terkecil. ” pemimpin jangan cuek dan harus mendukung apa program kerja yang telah disusun agen perubahan, ” tegas Farhan.
Ditambahkan Wabup, nilai nilai berakhlak bukan menambah pekerjaan baru, tetapi sudah menjadi tuntutan. Hanya mungkin masih ada beberapa yang masih belum dilakukan seperti berorientasi pelayanan.
Farhan juga berharap agen perubahan tidak hanya sebatas SK tetapi memang dapat membawa perubahan mendorong ASN berinovasi. ( yas)





