Imigrasi Dorong Mediasi Penyelesaian Masalah TKA PT Sultan Rafli Mandiri

Ketapang(sorot10)- Penyelelesaian masalah yang dihadapi sejumlah 25 Tenaga Kerja Asing ( TKA) di perusahaan tambang emas PT. Sultan Rafri Mandiri ( SRM), masih didorong untuk diselesaikan secara internal antara TKA dengan pihak perusahaan atau penjamin.

Dedi, Kasubsi Pelayanan dan Verivikasi Dokumen Keimigrasian ( Yanverdokim) Kantor Imiigrasi Ketapang menyatakan, ini persoalan internal mereka, jadi perusahaan atau pihak penjamin yang harus bertanggung jawab menyelesaikan masalah ini.” Karena mereka masih resmi sebagai TKA di PT SRM,” kata Dedi.

Dedi menyatakan hal tersebut menjawab awak media, usai rapat gabungan di Kantor Bupati Ketapang, Jumat 7/1/22. Sehubungan kedatangan 25 TKA PT SRM, yang mengadu ke Bupati Ketapang Martin Rantan, atas masalah mereka dengan PT. SRM

TKA ini, menginginkan agar mereka dapat dikembalikan ke negara asal mereka dan dengan pembayaran gaji penuh.

Sejumlah 25 TKA ini, meninggalkan PT SRM sejak 28 Desember 2021, dan mengadukan sejumlah masalah mereka ke Imigrasi, Depnaker dan Polres Ketapang. Karena belum menemukan titik terang, mereka mengadu ke Bupati Ketapang.

TKA asal China ini, telah beberapa hari ini berada di Ketapang dan menginap di hotel. Mereka mengaku, bekal keuangan mereka makin menipis. Bahkan, biaya hotel masih ngutang.

Berbagai wacana muncul untuk menangani TKA ini, salah satunya, mengirim mereka ke Rudenim ( Rumah Deteksi Imigrasi) di Kabupaten Kubu Raya, hingga masalah TKA dengan PT. SRM, diselesaikan .

Bupati Martin Rantan, menyatakan dengan alasan kemanusiaan, Pemda akan membiayai tiket pesawat ke Pontianak untuk selanjutnya ke Rudenim.

Langkah ini, sebagai antisipasi kemungkinan timbulnya masalah sosial dan keamanan, sehubungan keberadaan 25 TKA yang nyaris terlantar.

Sementara Dedi berkeyakinan, pihak penjamin TKA akan datang ke Ketapang ,untuk melakukan mediasi. ” Kami telah melakukan kontak dan penjamin TKA , mereka berjanji akan datang,” kata Dedi.

Upaya mediasi diberikan tenggat tiga hari. Jika tidak maka akan dilakukan pengiriman 25 TKA ini ke Rudimin.( Yas/7/1/22)

  • Related Posts

    Pemda akan Jalin Kerjasama Dengan Yayasan WeBe Konservasi

    Ketapang ( sorot10)– Bupati Ketapang Alexander Wilyo, menerima audiensi Yayasan WeBe Konservasi di Pendopo Bupati Ketapang, Rabu (4/11/2026). Audiensi tersebut membahas peluang kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dan Yayasan WeBe…

    Baca Selanjutnya

    Bupati Kukuhkan Kepengurusan Masjid Agung Al Ikhlas

    Ketapang ( sorot10)- Bupati Ketapang Alexander Wilyo, Kukuhan Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Kabupaten Ketapang Masa Khidmat 2026 – 2029, Senin ( 2/11/2026 ) malam, di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang.…

    Baca Selanjutnya

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Pemda akan Jalin Kerjasama Dengan Yayasan WeBe Konservasi

    • By admin
    • November 4, 2026
    • 3 views
    Pemda akan Jalin Kerjasama Dengan Yayasan WeBe Konservasi

    Bupati Kukuhkan Kepengurusan Masjid Agung Al Ikhlas

    • By admin
    • November 3, 2026
    • 4 views
    Bupati Kukuhkan Kepengurusan  Masjid Agung Al Ikhlas

    Wabup Temui Relawan Kemanusiaan Internasional

    • By admin
    • November 2, 2026
    • 6 views
    Wabup Temui Relawan Kemanusiaan Internasional

    Lepas Kontingen Porprov XIV Kalbar, Targetkan Ketapang Masuk Tiga Besar

    • By admin
    • November 1, 2026
    • 5 views
    Lepas Kontingen Porprov XIV Kalbar, Targetkan Ketapang Masuk Tiga Besar

    Bupati Lepas Kontingan Porsenjjar PGRI

    • By admin
    • November 1, 2026
    • 5 views
    Bupati Lepas Kontingan Porsenjjar PGRI

    300 Personel BKO Polda Kalbar Dikerahkan ke Ketapang,

    • By admin
    • October 25, 2026
    • 12 views
    300 Personel BKO Polda Kalbar Dikerahkan ke Ketapang,