Semarak Ramadan 1447 H Bupati Hadiri Buka Bersama.Ikkramat

Ketapang ( sorot10)- Bupati Ketapang Alexander Wilyo menghadiri buka puasa bersama Ikkramat di Keraton Matan Tanggupura Rabu 4/3/2024.

Bupati mentakan, agenda buka puasa bersama menjadi kesempatan istimewa baginya untuk mempererat tali persaudaraan dengan seluruh elemen masyarakat.

Kedatangan rombongan Bupati disambut dengan penuh kehormatan melalui serangkaian prosesi adat kerajaan yang kental. Dimulai dengan atraksi Silat Kutemare yang memukau dan pengalungan syal Kerajaan, suasana sakral semakin terasa saat prosesi diawali dengan dentuman Meriam Pusaka Padam Pelite.

Sebagai bentuk penghormatan dan doa restu, prosesi dilanjutkan dengan ritual Tepung Tawar. :Bagi saya, tradisi Tepung Tawar ini bukan sekadar seremoni; ini adalah warisan budaya Melayu yang sarat makna penyucian diri, keselamatan, serta harapan kebaikan bagi tamu yang dimuliakan”.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan kembali komitmen bahwa Ketapang adalah rumah besar bagi kita bersama. Sebagai pemimpin bagi semua suku dan agama,” saya memandang keberagaman ini adalah kekuatan utama kita,” kata Bupati.

Bupati melihat Keraton Matan bukan sekadar bangunan bersejarah, melainkan aset negara dan daerah yang sangat berharga. Sebagai warisan luhur, Keraton perlu terus menjadi perhatian kita semua agar nilai-nilainya tetap hidup dan menjadi kompas moral bagi generasi mendatang.

Bupati menyatakan kebanggaannya i saat menyulut Meriam Padam Pelite sebelum waktu berbuka tiba. Penyulutan meriam pusaka yang telah berusia ratusan tahun ini adalah bagian dari upaya kita bersama dalam melestarikan sejarah dan menjaga marwah daerah.

“Kegiatan ini selain sebagai wadah silaturahmi, juga untuk mempererat jalinan keluarga Kerajaan Matan dengan Bupati,” ujar Dewan Mangku Ikkramat, Uti Royden Top.

Bupati juga mengapresiasi bagaimana keluarga besar Ikkramat merawat benda pusaka mereka, termasuk sepasang meriam pusaka (laki-laki dan perempuan) yang masih aktif hingga kini. Menjaga tradisi dan aset seperti ini adalah bagian dari tanggung jawab saya untuk memastikan identitas Ketapang tetap kokoh.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat, Bupati berharap Ketapang terus tumbuh sebagai rumah yang nyaman, damai, dan penuh penghormatan terhadap akar sejarahnya bagi kita semua.( r/yas)

  • sorot sepuluh

    Related Posts

    300 Personel BKO Polda Kalbar Dikerahkan ke Ketapang,

    Ketapang ( sorot10)- Sebanyak 300 personel Polda Kalimantan Barat (Kalbar) dikerahkan ke Kabupaten Ketapang untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kecamatan Kendawangan menjadi salah satu prioritas penempatan pasukan…

    Baca Selanjutnya

    Bupati Hadiri Deklarasi ODF

    Ketapang ( sorot10)– Bupati Ketapang Alexander Wilyo, menghadiri kegiatan Deklarasi Open Defecation Free (ODF), peluncuran website SKK (Siap Ketapang Kerja), Gerakan Cuci Tangan, serta pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi…

    Baca Selanjutnya

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    300 Personel BKO Polda Kalbar Dikerahkan ke Ketapang,

    • By admin
    • October 25, 2026
    • 2 views
    300 Personel BKO Polda Kalbar Dikerahkan ke Ketapang,

    Bupati Hadiri Deklarasi ODF

    • By admin
    • October 25, 2026
    • 3 views
    Bupati Hadiri Deklarasi ODF

    Bupati Serahkan Bantuan Digitalisasi Pembelajaran

    • By admin
    • October 25, 2026
    • 4 views
    Bupati Serahkan Bantuan Digitalisasi Pembelajaran

    Wabup Jamhuri Amir Hadiri Rakornas TPAKD

    • By admin
    • October 24, 2026
    • 5 views
    Wabup Jamhuri Amir Hadiri Rakornas TPAKD

    Bupati: Progres Pembangunan Ruas Jalan Pelang – Kepuluk: Capai 85 Persen

    • By admin
    • October 22, 2026
    • 7 views
    Bupati: Progres Pembangunan Ruas Jalan Pelang – Kepuluk: Capai 85 Persen

    Bupati Terima Audiensi EGM PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan

    • By admin
    • October 21, 2026
    • 9 views
    Bupati Terima Audiensi EGM PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan