Pagelaran Seni Budaya Melayu 2025 Wadah Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan UMKM

Ketapang ( sorot10)– Pemukulan Gendang Rebana Bupati Ketapang Alexander Wilyo dan Wakil Bupati Jamhuri Amir dan Forkoponda menandai Pembukaan Pagelaran Seni Budaya Melayu (PSBM) 2025 yang digelar di Balai Sungai Kedang, Kecamatan Delta Pawan, Jumat malam.

Para tamu undangan hadir dengan busana adat Melayu lengkap beserta tanjak, menambah kekhidmatan acara. Ribuan masyarakat juga hadir dalam .acara pembukaan ini, menambah kemeriahan .

Usai pembukaan, rombongan meninjau stand UMKM dan budaya yang turut memeriahkan pagelaran. Salah satunya stand MABM Ketapang yang menyajikan kuliner tradisional ketupat colet, sebagai simbol keakraban dan kekayaan tradisi kuliner Melayu.

Kehadiran UMKM dalam pagelaran ini menjadi ruang promosi bagi produk lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selain penampilan seni berupa lagu-lagu Melayu, tarian tradisional, dan Zapin Gambus Melayu, kegiatan juga diisi dengan lomba-lomba bernuansa budaya seperti Lomba Tulis Arab Melayu dan Lomba Busana Melayu. Lomba-lomba ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga media edukasi budaya bagi generasi muda di Kabupaten Ketapang.

Ketua Pelaksana, Rion Sardi, menyampaikan bahwa tema kegiatan tahun ini adalah “Takkan Hilang Adab Ditelan Zaman, Kite Bangun Tanah Kayong Bergandengan Tangan.” Tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga adab dan identitas budaya dalam pembangunan daerah.

Ketua Umum MABM Kalimantan Barat, Prof. Dr. Chairil Effendy, menyatakan bahwa MABM merupakan rumah besar pelestarian budaya Melayu. Ia juga mengumumkan bahwa Festival Budaya Melayu tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2027 akan dilaksanakan di Kabupaten Ketapang.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, dalam sambutannya menegaskan pentingnya warisan budaya Melayu yang penuh nilai kebijaksanaan, kehormatan, dan gotong royong. Ia menekankan bahwa pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan pembangunan daerah.

Ketua DPRD Ketapang menilai bahwa Pagelaran Seni Budaya Melayu 2025 bukan hanya ajang kesenian, tetapi juga momentum memperkokoh identitas daerah, mempererat kebersamaan lintas etnis, serta menggerakkan ekonomi kerakyatan.
(Humas DPRD /yas)

  • sorot sepuluh

    Related Posts

    Wabup Jamhuri Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih

    Ketapang ( sorot10)- Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, menghadiri secara daring peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Sabtu (16/05/2026). Sebagai bagian dari…

    Baca Selanjutnya

    Sekda Buka Job Fair 2026

    Ketapang ( sorot10)– Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto,, secara resmi membuka kegiatan Job Fair Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Gebyar Vokasi dan Pentas Seni di City Mall Ketapang, Senin (11/5/2026).…

    Baca Selanjutnya

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Wabup Jamhuri Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih

    Wabup Jamhuri Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih

    Sekda Buka Job Fair 2026

    Sekda Buka Job Fair 2026

    Wabup Jamhuri Antar Jamaah Haji ke Embarkasi Batam

    Wabup Jamhuri Antar Jamaah Haji ke Embarkasi Batam

    Ketapang – Sanggau Perkuat Sinergi, Percepat Penetapan Batas Wilayah

    Ketapang – Sanggau Perkuat Sinergi, Percepat Penetapan Batas Wilayah

    Perkuat Sinergi Pemkab Ketapang Sambut Hangat Kunker Dankodaeral XII

    Perkuat Sinergi Pemkab Ketapang Sambut Hangat Kunker Dankodaeral XII

    Wakil Bupati Ketapang Lepas 12 Jemaah Haji

    Wakil Bupati Ketapang Lepas 12 Jemaah Haji