Wabup : Otonomi Bedampak Positif dan Negatif

Ketapang ( sorot10)– Pemerintah Kabupaten Ketapang melaksanakan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXVII tahun 2023, Sabtu (29/4/2023) bertempat di Kantor Bupati Ketapang.

Wakil Bupati Ketapang Farhan, memimpin langsung jalannya upacara. Upacara diikuti oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pejabat Eselon III di lingkungan Pemkab Ketapang dengan memakai seragam Korpri.

Farhan, dalam amanatnya menyampaikan pelaksanaan otonomi daerah memberikan dampak positif diantaranya, daerah memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan dan membangun daerah dengan mengoptimalkan potensi yang ada dan juga bertumbuhnya demokrasi pada tingkat lokal melalui Pilkada dan Pilkades secara langsung, tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru dan memperpendek rentang kendali baik dalam pembangunan maupun pelayanan publik.

“Selain memiliki dampak positif, otonomi daerah juga dapat menyebabkan dampak negatif seperti eksploitasi besar-besaran sumber daya alam, kolaborasi elit dan pengusaha dalam mengeksploitasi daerah untuk mencari keuntungan tanpa peduli dengan masyarakat, koruptif pejabat daerah, konflik saat Pilkada dan kesenjangan antara daerah yang pendapatannya tinggi dengan daerah yang masih berkembang,” terang Wabup.

Wabup menjelaskan, ada 5 langkah strategis untuk mengembangkan potensi daerah, pertama perlunya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat, kedua pemerintah pusat mengurangi kontrol dan memperbanyak melakukan pembinaan dan bantuan keuangan kepada daerah sehingga daerah mampu mengembangkan potensi daerahnya, ketiga pemerintah pusat berorientasi global dan memanfaatkan daerah sebagai supporting dan kompetitif di pasar global, keempat pemanfaatan APBN dan APBD yang diarahkan pada tercapainya sasaran peningkatan potensi daerah dan kelima penguatan peran gubernur selaku wakil pemerintah pusat di daerah sekaligus menjadi intermediari dalam mengembangkan daerah.

“Apabila setiap daerah memiliki satu saja produk unggulan, maka itu berarti Indonesia akan memiliki 498 produk unggulan di dunia termasuk di dalamnya produk unggulan Kalimantan Barat, dengan ini Indonesia bisa menguasai pasar dunia,” tutup Wabup.( yas)

  • Related Posts

    Bupati: Jangan Tunggu Api Membesar Baru Bergerak

    Ketapang ( sorot10)— Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menegaskan pentingnya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mencegah dan menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi dan silaturahmi…

    Baca Selanjutnya

    Wabup Jamhuri Terima AudiensiLPPD

    Ketapang ( sorot10)- Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, menerima audiensi Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Ketapang di Ruang Rapat Wakil Bu pati Ketapang, Selasa, 15 September 2026. Pertemuan tersebut…

    Baca Selanjutnya

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Bupati: Jangan Tunggu Api Membesar Baru Bergerak

    • By admin
    • September 17, 2026
    • 5 views
    Bupati: Jangan Tunggu Api Membesar Baru Bergerak

    Wabup Jamhuri Terima AudiensiLPPD

    • By admin
    • September 17, 2026
    • 6 views
    Wabup Jamhuri Terima AudiensiLPPD

    Bupati Ikut Padamkan Karhutla di Lembah Hijau 1

    • By admin
    • September 16, 2026
    • 5 views
    Bupati Ikut Padamkan Karhutla di Lembah Hijau 1

    Udara di Ketapang Berbahaya, Bupati Wajibkan Warga Pakai Masker di Luar Ruangan

    • By admin
    • September 16, 2026
    • 7 views
    Udara di Ketapang Berbahaya, Bupati Wajibkan Warga Pakai Masker di Luar Ruangan

    Bupati Lounching Layanan IGD dan Rawat Inap RSUD Pratama Sandai

    • By admin
    • September 15, 2026
    • 7 views
    Bupati Lounching Layanan IGD dan Rawat Inap RSUD Pratama Sandai

    Bupati Hadiri Maulid BPCNU

    • By admin
    • September 15, 2026
    • 7 views
    Bupati Hadiri Maulid BPCNU