Ketapang ( sorot10)- Kinerja Ekspor 2022, Ketapang membukukan dana Rp 1.156.193.000. Jumlah ini ini tentu terbilang kecil , mengingat luas tanam sawit di Ketapang.

Itupun ,ekspor dilakukan karena adanya permintaan buyer di negara tujuan ekspor yang meminta salah satu turunan sawit yang dibawah standar.
Karena itu, Ketapang perlu memperjuangkan agar perhitungan dana bagi hasil sawit, selain kinerja ekspor adalah luas tanam.
Jika hanya berdasarkan kinerja ekspor, maka akan sulit bagi Ketapang untuk mendapat banyak dana sawit, mengingat sawit Ketapang masih diekspor dari pelabuhan di Sumatera dan Jakarta. Ketapang memang belum memiliki fasilitas pendukung ekspor hasil sawit.
Dana sawit yang dibukukan , menurut petugas Bea Cukai Ketapang Dimas dan Wildan, kepada sorot10 diujung tahun 2022, dana akan dikelola BPDPKS, dan dikembalikan lagi ke petani sawit untuk pengembangan sawit seperti bibir, penelitian dan penanaman kembali.
” Semacam dari petani untuk petani,” kata Mereka.( yas)





