SEKDA Ketapang Alexander Wilyo, menerima audiensi Front Perjuangan Rakyat Ketapang ( FPRF), Camat dan 12 Kades yang wilayahnya terdapak terbitnya HGU Horisontal, oleh ATR/ BPN.
Berlarutnya persoalan ini, membuat pemda membentuk tim penyelesaian dan terus bekerja agar persoalan ini tak berlarut dan dapat menjadi Roll model, masalah tumpang tindih lahan kebun.
Sementara , Ketua FPRK Isa Ansyari menyatakan akan menduduki kantor ATR/BPN jika masalah ini tak menemukan jawanan15 hari ke depan.
Berikut pernyataan Sekda Alexander Wilyo dan Isya Ansyari usai pertemuan di rumah rapat Kantor Bupati Ketapang, Selasa 10/5/22.





