Kisah Pilu Perempuan Muda yang Buang BayinyaKemana Mereka Meminta Pertolongan?

TINGGI Perempuan ini tak lebih 150 cm. Tubuhnya mungil. Tapi kebiasaannya bekerja di rumah majikannya , membuat tubuhnya kuat, langkahnya tak terseok seok, walau Senin lalu, 21/2/22 ia baru saja melahirkan buah hatinya dan Selasa menempuh perjalanan panjang dari Jelai Hulu ke Mapolres Ketapang, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya membuang bayinya.Ia bertemu awak media , Rabu 23/2/22. Terbata bata menceritakan kisahnya. Air matanya mengalir deras.MA adalah perempuan yang belum genap 20 tahun, yang berusaha menyembunyikan aib dirinya, agar keluarga besarnya tak keciprat malu. Si bungsu dari 8 bersaudara ini, mengunci rapat info kehamilan diluar nikah kepada kaum kerabatnya.Pun kepada CeCe.M telah ditinggal ibu sejak kelas 2 SD. Kelas 6 SD dia tinggal dengan Cece yang dianggap sebagi orang tua angkat. Ayahnya sempat kawin lagi namun akhirnya bercerai. Hanya kepada pacar, yang dikenalnya melalui media sosial ia menceritakan kehamilan dan dijanjikan pernikahan. Tapi itu hanya janji, 5 bulan silam pacarnya yang seorang salesman tersebut memutus kontak dan raib bak ditelan bumi. Padahal,jarak kediamanan mereka hanya berbeda kampung. Sementara kandungan makin membesar, bangku kelas 3 SMA jurusan IPA pun ditinggalkannya. Ia menyembunyikan kehamilan dengan memakai baju baju longgar. Sempat sekali waktu, sebelum kelahiran Cece curiga dan ingin memeriksakannya ke dokter, namun ia berdalih berat badannya bertambah kerena dirumah terus.Nasi memang telah menjadi bubur. Berjuang sendiri menghadapi kehamilan di luar nikah, mendatangkan kebingungan dan membuat MA , berbuat nekad yang tak pernah dibayangkannya.Darah daging yang baru dilahirkan , di WC pada subuh hari Senin 21/2/22 , dalam keadaan hidup hidup dibuangnya ke sungai depan rumahnya. Tangisan kecil anaknya, tak lagi mampu membatalkan kekalutan yang berujung kenekatan. Dalam pagi yang sepi ia mengangkat bayinya yang merintih dari dalam ember dan menenggelamkan di sungai.AM menyatakan ia melihat bayinya tenggelam, sebelum berbegas meninggalkan kembali ke rumah. Selanjutnya pun ia memulai hari seperti biasa, melaksanakan tugas tugas sehari hari , memasak, mencuci dan bebersih rumah seperti tak terjadi apa apa, sebelum akhirnya pukul 21.00 WIB pada hari yang sama polisi menciduknya.Adakah lembaga pertolongan untuk perempuan perempuan seperti MA? Sehingga tak harus berbuat nekad, menjadi kriminal dan berhadapan dengan hukum.( Yasmin Umar/23/2/22)

  • Related Posts

    Wabup Jamhuri Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih

    Ketapang ( sorot10)- Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, menghadiri secara daring peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Sabtu (16/05/2026). Sebagai bagian dari…

    Baca Selanjutnya

    Sekda Buka Job Fair 2026

    Ketapang ( sorot10)– Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto,, secara resmi membuka kegiatan Job Fair Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Gebyar Vokasi dan Pentas Seni di City Mall Ketapang, Senin (11/5/2026).…

    Baca Selanjutnya

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Wabup Jamhuri Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih

    Wabup Jamhuri Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih

    Sekda Buka Job Fair 2026

    Sekda Buka Job Fair 2026

    Wabup Jamhuri Antar Jamaah Haji ke Embarkasi Batam

    Wabup Jamhuri Antar Jamaah Haji ke Embarkasi Batam

    Ketapang – Sanggau Perkuat Sinergi, Percepat Penetapan Batas Wilayah

    Ketapang – Sanggau Perkuat Sinergi, Percepat Penetapan Batas Wilayah

    Perkuat Sinergi Pemkab Ketapang Sambut Hangat Kunker Dankodaeral XII

    Perkuat Sinergi Pemkab Ketapang Sambut Hangat Kunker Dankodaeral XII

    Wakil Bupati Ketapang Lepas 12 Jemaah Haji

    Wakil Bupati Ketapang Lepas 12 Jemaah Haji