Ketapang ( sorot10)- Bupati Ketapang Alexander Wilyo menghadiri buka puasa bersama Ikkramat di Keraton Matan Tanggupura Rabu 4/3/2024.
Bupati mentakan, agenda buka puasa bersama menjadi kesempatan istimewa baginya untuk mempererat tali persaudaraan dengan seluruh elemen masyarakat.
Kedatangan rombongan Bupati disambut dengan penuh kehormatan melalui serangkaian prosesi adat kerajaan yang kental. Dimulai dengan atraksi Silat Kutemare yang memukau dan pengalungan syal Kerajaan, suasana sakral semakin terasa saat prosesi diawali dengan dentuman Meriam Pusaka Padam Pelite.
Sebagai bentuk penghormatan dan doa restu, prosesi dilanjutkan dengan ritual Tepung Tawar. :Bagi saya, tradisi Tepung Tawar ini bukan sekadar seremoni; ini adalah warisan budaya Melayu yang sarat makna penyucian diri, keselamatan, serta harapan kebaikan bagi tamu yang dimuliakan”.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan kembali komitmen bahwa Ketapang adalah rumah besar bagi kita bersama. Sebagai pemimpin bagi semua suku dan agama,” saya memandang keberagaman ini adalah kekuatan utama kita,” kata Bupati.
Bupati melihat Keraton Matan bukan sekadar bangunan bersejarah, melainkan aset negara dan daerah yang sangat berharga. Sebagai warisan luhur, Keraton perlu terus menjadi perhatian kita semua agar nilai-nilainya tetap hidup dan menjadi kompas moral bagi generasi mendatang.
Bupati menyatakan kebanggaannya i saat menyulut Meriam Padam Pelite sebelum waktu berbuka tiba. Penyulutan meriam pusaka yang telah berusia ratusan tahun ini adalah bagian dari upaya kita bersama dalam melestarikan sejarah dan menjaga marwah daerah.
“Kegiatan ini selain sebagai wadah silaturahmi, juga untuk mempererat jalinan keluarga Kerajaan Matan dengan Bupati,” ujar Dewan Mangku Ikkramat, Uti Royden Top.
Bupati juga mengapresiasi bagaimana keluarga besar Ikkramat merawat benda pusaka mereka, termasuk sepasang meriam pusaka (laki-laki dan perempuan) yang masih aktif hingga kini. Menjaga tradisi dan aset seperti ini adalah bagian dari tanggung jawab saya untuk memastikan identitas Ketapang tetap kokoh.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat, Bupati berharap Ketapang terus tumbuh sebagai rumah yang nyaman, damai, dan penuh penghormatan terhadap akar sejarahnya bagi kita semua.( r/yas)





