Rakor Penurunan Stunting

Kunjungan Balita Ke Posyandu
Masih Jadi Masalah

Ketapang (Sorot10) – Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Hotel Aston Ketapang, pada Selasa (27/8/2024) pagi.

Wakil Ketua TPPS kabupaten Ketapang Harto mengatakan, kurangnya kesadaran mayarakat dalam membawa buah hatinya ke Posyandu masih menjadi catatan penting yang dibahas dalam rapat tersebut.

“Karena di situkan ada kartu menuju sehat, sehingga setiap bulan akan ketahuan bahwa anaknya itu terkena stunting atau tidak, tapi dari hasil pantauan kami, masih banyak orangtua yang belum sadar akan pentingnya datang ke Posyandu,” papar Harto kepada wartawan usai rapat.

Harto juga menyampaikan, pihaknya bakal melakukan pelatihan rutin guna meningkatkan kapasitas para kader Posyandu. Ini penting demi data penimbangan dan pencatatan tinggi dan berat badan yang valid. Kader Posyandu dituntut untuk memiliki pengetahuan dan keahlian.

“Kan banyak juga kader Posyandu berganti dan sebagainya, itu kader yang baru-baru ini, untuk Kader Posyandu yang lama juga akan kita tingkatkan kemampuan dan keahlian mereka,” tuturnya.

Harto menambahkan, TPPS Kabupaten Ketapang memberikan inovasi kepada TPPS di tingkat desa untuk berinovasi. Satu diantaranya adalah mengolah makanan tambahan bergizi dengan bahan lokal yang tersedia di desa setempat.

“Ini sesuai dengan potensi yang ada, misalnya di Desa Makmur Abadi Kecamatan Sungai Melayu Rayak, ini dia membuat bubur ikan toman, kandungan gizinya itu cukup tinggi,” tuturnya.

Sementata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DSP3AKB) Kabupaten Ketapang, Albertin Tri Kurniasih memaparkan, berdasarkan data e-PPGBM, stunting Kabupaten Ketapang tahun 2023 berada di angka 19,04 persen. Itu artinya dari 100 anak yang ada di Kabupaten Ketapang, 19 orang diantara stunting.

“Kalau untuk data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) belum keluar datanya, karena terkait dengan kurangnya jumlah sampel yang diambil teman-teman di lapangan,” jelas Asih sapaan akrabnya.

Asih menambahkan, sesuai target nasional, ditahun 2024 ini angka stunting harus berada di angka 14 persen. Namun berdasarkan penelitan internasional, penurunan stunting dalam setahun berkisar satu sampai dua persen saja.

“Berdasarkan surat dari Bapennas juga sudah melakukan revisi terhadap target penurunan stunting untuk tahun 2025 yang semula 13,5 persen manjadi 18,8 persen untuk tahun 2025, jadi sudah dirasionalkan, karena kalau turun terlalu banyak sebenarnya juga tidak rasional,” Jelasnya.

Rapat koordinasi TPPS ini dipimpin oleh Wakil Ketua TPPS Ketapang yang juga menjabat sebagai Kepala Bappeda, Harto. Pertemuan ini dihadiri ratusan peserta, mulai dari Camat, Kades, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepala Puskesmas, hingga organisasi profesi dan perwakilan perusahaan. (Ad/yas)

  • Related Posts

    Bupati: Jangan Tunggu Api Membesar Baru Bergerak

    Ketapang ( sorot10)— Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menegaskan pentingnya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mencegah dan menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi dan silaturahmi…

    Baca Selanjutnya

    Wabup Jamhuri Terima AudiensiLPPD

    Ketapang ( sorot10)- Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, menerima audiensi Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Ketapang di Ruang Rapat Wakil Bu pati Ketapang, Selasa, 15 September 2026. Pertemuan tersebut…

    Baca Selanjutnya

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Bupati: Jangan Tunggu Api Membesar Baru Bergerak

    • By admin
    • September 17, 2026
    • 5 views
    Bupati: Jangan Tunggu Api Membesar Baru Bergerak

    Wabup Jamhuri Terima AudiensiLPPD

    • By admin
    • September 17, 2026
    • 6 views
    Wabup Jamhuri Terima AudiensiLPPD

    Bupati Ikut Padamkan Karhutla di Lembah Hijau 1

    • By admin
    • September 16, 2026
    • 5 views
    Bupati Ikut Padamkan Karhutla di Lembah Hijau 1

    Udara di Ketapang Berbahaya, Bupati Wajibkan Warga Pakai Masker di Luar Ruangan

    • By admin
    • September 16, 2026
    • 7 views
    Udara di Ketapang Berbahaya, Bupati Wajibkan Warga Pakai Masker di Luar Ruangan

    Bupati Lounching Layanan IGD dan Rawat Inap RSUD Pratama Sandai

    • By admin
    • September 15, 2026
    • 7 views
    Bupati Lounching Layanan IGD dan Rawat Inap RSUD Pratama Sandai

    Bupati Hadiri Maulid BPCNU

    • By admin
    • September 15, 2026
    • 7 views
    Bupati Hadiri Maulid BPCNU