Ketapang (sorot10)-Ketapang menyepakati program percepatan pelaksanaan smart city ( kita pintar) menyusul berakhirnya kegiatan bimbingan teknis ( Bimtek) tahap ke empat penyusunan masterplan smart city.
Bupati Ketapang Martin Rantan diwakili Asisten Sekda Bidang Administrasi dan Pemerintahan Devi Harinda, menutup kegiatan bimtek tahap ke 4 di Kantor Bupati Ketapang.

Kegiatan diikuti kelompok masyarakat, swasta , BUMN, BUMD ,Kampus, OPD dan Camat. Bupati menyapaikan terima kasih atas terlaksananya bimtek ini mengingat pentingnya terwujud Kota sebagai Smart City.

Dalam kegiatan ini dilakukan penandatanganan komitmen bersama menuju Ketapang Smart City.
Plt Kadis Kominfo Ketapang Dharma, menyatakan Ketapang sejak tahun 2022 masuk dalam 50 Kabupaten / kota yang terpilih mengikuti gerakan 100 smart city. Gerakan smart city ini di Indonesia dimulai tahun 2017 pada 25 Kabupaten/kota.
Program percepatan pelaksanaan smart city Ketapang mencakup pilar:
- Pilar smart Governance : Aplikasi layanan pemerintahan dan layanan publik terpadu satu pintu dengan pengampu Diskominfo.
- Pilar smart living : sistem kesehatan terpadu dan layanan kesehatan terpadu , dengan pengumpulan Dinas Kesehatan.
- Pilar Smart Branding :ekosistem pariwisata Kabupaten dengan pengumpulan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
4.Pilar smart ekokomi: Penguatan dan pengembangan UMKM dengan Pengampu Dinas Koperasi UMKM perindustian dan Perdagangan.
5.Pilar smart society: Desa cerdas dengan pengumpulan Dinas PMPD.
6.Pilar smart envieonment: Gerakan pelaksana Kebersihan Ketapang yang bernama Kemas dengan pengumpulan Dinas PRKPLH.
Hasil bimtek adalah dokumen masterplan smart city Ketapang yang menjadi dasar pelaksanaan program smartcity kabupaten Ketapang.( yas)





