
Ketapang( sorot10)- Karena rendahnya intensitas hujan, debit air pada 8 Sungai di Kabupaten Ketapang mengalami penurunan.
Hasil pemantauan langsung Dinas Perkim LH Kabupaten Ketapang selama sepekan ini, dari 8 Sungai yang mereka pantau dari belasan Sungai di Ketapang, semuanya mengalami penurunan debit air.
Kadis Perkim.LH Kabupaten Ketapang, Husnan kepada sorot10, Selasa 6/6 menyatakan hujan yang tidak turun karena musim panas ini, menyebabkan sejumlah Sungai tersebut mengalami penurunan debit air.
Sungai Sungai yang dipantau langsung Dinas Perkim LH adalah
- Sungai Kualan ( Simpang Hulu),
- Sungai Laur ( Laur),
- Sungai Keriaw ( Hulu Sungai ),
- Sungai Pawan ( Sandai , Nanga Tayap, Muara Pawan, Delta Pawan),
5.Sungai Pesaguan ( Matan Hilir Selatan. Tumbang Titi),
6.Sungai Kayong (Nanga Tayap),
7.Sungai Kendawangan (Marau , Kemdawangan)
8.Sungai Jelai ( Jelai Hulu , Manis Mata).
Selain mengadakan pengamatan langsung pada Sungai Sungai tersebut, Perkim.LH saat musim kemarau dan musim penghujan melakukan uji laboratorium, dengan mengambil sampel pada 8 sungai tersebut. ” sampel sampel ini akan diuji di laboratorium untuk.mendapatkan indeks kualitas air,” kata Husnan.
Nantinya hasil laboratorium indeks kualitas air akan dikapitulasi dengan indeks kualitas udara dan kualitas tutupan lahan sehingga data indeks lingkungan hidup dapat disajikan.
Selasa 6/6 petugas Perkim LH bertolak ke Sungai Kendawangan Jelai untuk mengambil sampel untuk uji kualitas air. ( yas)





