Ketapang ( sorot10)- Menuju Kebupaten Ketapang sebagai smart city, tak lama lagi Ketapang akan memberikan layanan kedaruratan call center 112.
” Kita tinggal melakukan koordinasi akhir antar instansi yang terlibat saja,” kata Kadis Kominfo Ketapang Nugroho Susanto, kepada sorot10 belum lama ini.

Secara teknis dan sistem kita sudah siap, lanjut Nugroho, bahkan gedung yang akan dijadikan markas juga sudah ditetapkan.
Layanan call cenderung 112, merupakan layanan kedaruratan, yang akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kedaruratan melalui satu nomor telp, yakni 112.
Nomor ini, dapat diakses dari semua operator dan dari semue jenis HP atau telpon. ” Yang penting ada signal atau jaringan, dan yang penting gratis,” kata Nugroho.
Call center 112 ini, akan banyak melibatkan instansi yang selama ini, terserah melakukan layanan kedaruratan secara sendiri sendiri.
Layanan kedaruratan antara lain meliputi, bencana alam, masalah kesehatan, kebakaran, kecelakaan, ketertiban umum, tindak kriminal, KDRT, dan akan terus berkembang sesuai kebutuhan , ” semuanya by sistem,” kata Nugroho.
Untuk tahan pertama, uji coba call center baru akan diberlakukan di Kecamatan Kecamatan yang memiliki jaringan internet lancar. Dan panggilan hanya berlaku dari wilayah hukum Kabupaten Ketapang.
Selain terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak di Ketapang, Komimfo terus melakukan proses kerjasama dengan provider sehingga diharapkan September 2022, layanan sudah on, dan saat MTQ ke XXX November 2022 sudah dapat memberikan pelayanan.( yas)





