Ketapang ( sorot10)- Lapas ( lembaga pemasyarakatan ) Ketapang mengalami kelebihan penghuni alias overload.

Kepala Lapas Ketapang Ali Imran menyatakan dari kapasitas 200 orang, diisi sebanyak 980 warga binaan.” Sangat terjadi kelebihan warga binaan, tapi mau gimana lagi,” ujarnya.
Berbagai upaya masih terus ditempuh Kalapas, untuk mendapatkan lapas yang lebih besar, termasuk membicarakannya dengan Pemda Ketapang.
Pengamatan sorot10, yang mengunjungi Lapas, di sel wanita Rabu 27/7/23, berkenaan adanya kegiatan vaksinasi, deteksi dini kanker servik , pemeriksaan TBC dan penyakit menular seksual seperti HIV dan sipilis, menyaksikan warga binaan tidak lagi tertampung di kamar. Mereka bahkan menempati aula dan mushola.
Di sel perempuan yang sedianya hanya menampung 20 orang menampung 46 warga binaan.
Untungnya, situasi keamanan lapas cukup terkendali seperti dinyatakan Kepala Kesatuan pengmanan Lapas- Rahmad,” tak pernah ada kerusuhan,” katanya.
Di sel wanita, kendati berhimpitan ruangan cukup bersih dan barang barang pribadi warga binaan tertata rapi.
Salah seorang warga binaan, membawa balita berusia 2 tahun ke dalam lapas sambil menjalani hukuman.” Anak ini menjadi hiburan kami disini,” ujar seorang tahanan kepada sorot10.
Lapas Ketapang, sejalan Ketapang dinyatakan sebagai zona hijau covid 19 sudah menerima kunjungan keluarga inti yang telah divaksin ke 2. Sementara warga binaan, 70 persen lebih telah di vaksin. ( yas)





