Ketapang ( sorot10) – Pakaian pengantin adat Ketapang belum berhasil dipatenkan. Upaya pematenan yang dilakukan Harpi Melati Ketapang belum membuahkan hasil.
Akibatnya , baju pengantin adat Ketapang belum bisa diikutkan lomba dan perias pengantin Ketapangpun belum bisa membawakan baju pengantin pada lomba dan terpaksa merias dengan baju pengantin daerah lain.
Hal tersebut diungkapkan Ketua DPC Harpi Melati Ketapang Nani Sudiarni, pada pelantikan pengurus DPC Harpi Melati Ketapang periode 2022-2027. Kamis/9/6/22. Pelantikan dilakukan oleh Ketua DPD Harpi Melati Kalbar.
Hadir pada pelantikan tersebut, Wakil Bupati Ketapang Farhan, Anggota Fraksi Golkar DPRD Kalbar Suma Yenni, dan Camat Delta Pawan Syarif Mahdi dan sejumlah undangan lainnya.
Sumber sorot10 menyatakan uapaya pematenan baju penganten Ketapang telah lama dilakukan oleh DPC Harpi Melati Ketapang, namun belum membuahkan hasil. Perlu langkah terobosan untuk hal ini. Karena setiap daerah pasti memiliki keunikan dan ciri khas.
Di Kalbar, baru tiga daerah yang baju pengantin adatnya berhasil dipatenkan yakni pakaian penganten adat Pontianak, Sambas dan Kubu Raya.
Sementara Wakil Bupati Ketapang Farhan ,dalam sambutan dan pengarahannya menyatakan Pemda Ketapang memberikan dukungan kepada upaya upaya untuk meningkatkan kualitas SDM Ketapang. ( yas/9/6/22)








