Ketapang( sorot10)- Harapan masyarakat Ketapang untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga murah Rp. 14.000-15.000/ liter, yang bersumber dari minyak goreng curah belum terwujud.
Pantauan Sorot10, di pasar Ratu Melati hingga Pasar Sukaharja dan sejumlah toko tradisional belum lagi mendapatkan pasukan dari distributor. Besar kemungkinan karena minyak goreng curah yang di pasar dari Pontianak, belum tiba di Ketapang.
Saat sidak gabungan dua pekan lalu, Pemda Ketapang, di sejumlah distributor, minyak goreng curah, mengalami kekosongan stok. Distributor menyatakan walau telah mengirim drum drum kosong, tetapi distributor menyatakan belum tahu kapan order mereka dapat dipenuhi dan dikirim ke Ketapang.
Sementara minyak goreng kemasan ,yang kebijakan satu harganya telah dicabut dan Harga dikembalikan ke mekanisme pasar, sudah mulai masuk kembali kepasar tradisional, namun dengan harga yang melonjak Rp.25.000- Rp.26.000/ liter.
Sedangkan sejumlah pasar modern, yang biasanya menjual minyak kemasan ,masih mengalami kekosongan, dikarenakan pasokan yang belum.datang.( yas/21/3/22)
Keterangan foto: Rak pajang yang masih kosong dari minyak goreng kemasan di ritel modern Ketapang.







