Ketapang ( sorot10)– Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi melepas kontingen Pekan Olahraga dan Seni Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tahun 2026, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Ketapang terhadap para guru dan tenaga pendidik yang akan membawa nama daerah dalam ajang olahraga dan seni tersebut.
Bagi Pemerintah Kabupaten Ketapang, keberangkatan kontingen ini memiliki arti penting. Para guru tidak hanya berperan sebagai pendidik di sekolah, tetapi juga merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki potensi, bakat, dan kemampuan untuk terus berkembang di berbagai bidang.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada seluruh anggota kontingen yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti Porsenijar PGRI Tahun 2026. Keikutsertaan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik Kabupaten Ketapang.
Menurut Pemerintah Kabupaten Ketapang, semangat mengikuti kompetisi harus berjalan seiring dengan sikap disiplin, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab. Prestasi memang menjadi salah satu tujuan yang ingin dicapai, tetapi proses, perjuangan, dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan juga memiliki nilai yang sangat penting.
Pemerintah Kabupaten Ketapang memandang bahwa guru memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Guru bukan hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga menjadi teladan dalam membentuk karakter, menanamkan nilai kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat pantang menyerah.
Oleh karena itu, partisipasi para guru dalam kegiatan olahraga dan seni seperti Porsenijar PGRI diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi pengembangan diri para peserta, tetapi juga bagi lingkungan pendidikan di Kabupaten Ketapang.
Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan dapat menjadi bekal untuk membangun semangat baru di lingkungan sekolah. Para guru diharapkan dapat membawa pulang pengalaman, inspirasi, dan nilai-nilai positif yang nantinya dapat dibagikan kepada rekan sejawat maupun peserta. ( sumber Ketapang media/ yas)




