Aspirasi Mahasiswa dan Pemuda Jadi Perhatian, Bahas Persoalan BBM, Karhutla, dan Air Bersih

Ketapang ( sorot10)— Berbagai persoalan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat menjadi perhatian dalam audiensi bersama Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Ketapang, Rabu (14/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, membahas sejumlah persoalan daerah, mulai dari kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau berkepanjangan.

Aliansi tersebut terdiri dari HMI, PMII, GMNI, PMKRI, GP Ansor, Pemuda Katolik, IPNU, IPPNU, BEM Politap, BEM STAI Al-Haudl, BEM AMKI, serta unsur mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Kalimantan Barat.

Audiensi ini menjadi ruang dialog untuk menyampaikan aspirasi, bertukar pandangan, serta mencari solusi atas berbagai persoalan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ketapang Alexander Wilyo,menegaskan, bahwa setiap aspirasi harus didengar dan setiap persoalan perlu dicarikan jalan keluar. Komunikasi terbuka, koordinasi lintas sektor, serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan daerah.

Menurut Bupati, persoalan yang dihadapi masyarakat tidak cukup hanya dibahas dalam forum pertemuan, tetapi harus ditindaklanjuti melalui langkah nyata dan kerja sama dengan seluruh pihak terkait.
Kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.

Terkait kelangkaan BBM, pengawasan distribusi perlu diperkuat agar penyalurannya berjalan sesuai ketentuan. Sementara itu, penanganan karhutla harus dilakukan melalui upaya pencegahan, deteksi dini, dan kesiapsiagaan bersama untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Adapun persoalan sulitnya mendapatkan air bersih perlu ditangani melalui pemetaan wilayah terdampak serta penyaluran bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bupati berharap komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemuda, dan mahasiswa dapat terus terjalin dengan baik. Aspirasi yang disampaikan dalam audiensi ini diharapkan tidak berhenti sebagai pembahasan semata, tetapi dapat menjadi masukan dalam merumuskan langkah penanganan yang terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan.( yas)

  • Related Posts

    300 Personel BKO Polda Kalbar Dikerahkan ke Ketapang,

    Ketapang ( sorot10)- Sebanyak 300 personel Polda Kalimantan Barat (Kalbar) dikerahkan ke Kabupaten Ketapang untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kecamatan Kendawangan menjadi salah satu prioritas penempatan pasukan…

    Baca Selanjutnya

    Bupati Hadiri Deklarasi ODF

    Ketapang ( sorot10)– Bupati Ketapang Alexander Wilyo, menghadiri kegiatan Deklarasi Open Defecation Free (ODF), peluncuran website SKK (Siap Ketapang Kerja), Gerakan Cuci Tangan, serta pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi…

    Baca Selanjutnya

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    300 Personel BKO Polda Kalbar Dikerahkan ke Ketapang,

    • By admin
    • October 25, 2026
    • 2 views
    300 Personel BKO Polda Kalbar Dikerahkan ke Ketapang,

    Bupati Hadiri Deklarasi ODF

    • By admin
    • October 25, 2026
    • 3 views
    Bupati Hadiri Deklarasi ODF

    Bupati Serahkan Bantuan Digitalisasi Pembelajaran

    • By admin
    • October 25, 2026
    • 4 views
    Bupati Serahkan Bantuan Digitalisasi Pembelajaran

    Wabup Jamhuri Amir Hadiri Rakornas TPAKD

    • By admin
    • October 24, 2026
    • 5 views
    Wabup Jamhuri Amir Hadiri Rakornas TPAKD

    Bupati: Progres Pembangunan Ruas Jalan Pelang – Kepuluk: Capai 85 Persen

    • By admin
    • October 22, 2026
    • 7 views
    Bupati: Progres Pembangunan Ruas Jalan Pelang – Kepuluk: Capai 85 Persen

    Bupati Terima Audiensi EGM PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan

    • By admin
    • October 21, 2026
    • 9 views
    Bupati Terima Audiensi EGM PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan