Bupati Pimpin Penyelesaian Konflik PT RSM, Warga Dapat 50 Hektare Plasma

Ketapang (sorot10 (- Persoalan antara PT Raya Sawit Manunggal (RSM) dan masyarakat Desa Segar Wangi, Kecamatan Tumbang Titi, , akhirnya menemui titik terang.

Pemerintah Kabupaten Ketapang memfasilitasi finalisasi penyelesaian persoalan tersebut melalui rapat yang dipimpin Bupati Ketapang Alexander Wilyo di Ruang Rapat Bupati, Selasa (6/10/2026).

Dalam kesepakatan itu, PT RSM menyatakan siap merealisasikan kebun plasma atau kemitraan seluas 50 hektare untuk masyarakat Desa Segar Wangi.

Selain itu, perusahaan juga menyepakati penyediaan Tanah Kas Desa (TKD) seluas 6 hektare bagi Desa Segar Wangi.

Bupati Alexander Wilyo mengatakan, penyelesaian persoalan antara masyarakat dan perusahaan harus memberikan kepastian bagi kedua pihak.

“Masalah kita sudah banyak, jadi yang ada ini kita selesaikan. Saya berharap hari ini semuanya final dan ada kesepakatan, sehingga ada kepastian dan tidak berlarut,” kata Alex.

Menurut Alex, pemberian tambahan kebun plasma seluas 50 hektare merupakan salah satu hasil mediasi yang sebelumnya telah dilakukan Pemkab Ketapang.

Kesepakatan tersebut diharapkan dapat memenuhi hak masyarakat sekaligus memberikan kepastian bagi perusahaan untuk menjalankan kegiatan investasinya.

“Yang penting hak masyarakat terpenuhi, hubungan tetap harmonis, perusahaan bisa bekerja dan berinvestasi dengan tenang, masyarakat juga mendapatkan manfaat,” ujarnya.

Alex juga meminta realisasi TKD segera ditindaklanjuti. Ia meminta program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR diarahkan untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa Segar Wangi.

Pihak manajemen PT RSM dalam rapat tersebut menyatakan kesiapannya menjalankan kesepakatan 50 hektare kebun plasma atau kemitraan dan 6 hektare TKD.

Kesepakatan itu kemudian dituangkan dalam Berita Acara Penyelesaian Permasalahan PT Raya Sawit Manunggal dengan Masyarakat Desa Segar Wangi yang ditandatangani pada Selasa (6/10/2026).

Dengan ditandatanganinya berita acara tersebut, Pemkab Ketapang mendorong agar hasil kesepakatan segera direalisasikan sehingga persoalan antara perusahaan dan masyarakat tidak kembali berlarut. (Ad)

  • Related Posts

    300 Personel BKO Polda Kalbar Dikerahkan ke Ketapang,

    Ketapang ( sorot10)- Sebanyak 300 personel Polda Kalimantan Barat (Kalbar) dikerahkan ke Kabupaten Ketapang untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kecamatan Kendawangan menjadi salah satu prioritas penempatan pasukan…

    Baca Selanjutnya

    Bupati Hadiri Deklarasi ODF

    Ketapang ( sorot10)– Bupati Ketapang Alexander Wilyo, menghadiri kegiatan Deklarasi Open Defecation Free (ODF), peluncuran website SKK (Siap Ketapang Kerja), Gerakan Cuci Tangan, serta pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi…

    Baca Selanjutnya

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    300 Personel BKO Polda Kalbar Dikerahkan ke Ketapang,

    • By admin
    • October 25, 2026
    • 2 views
    300 Personel BKO Polda Kalbar Dikerahkan ke Ketapang,

    Bupati Hadiri Deklarasi ODF

    • By admin
    • October 25, 2026
    • 3 views
    Bupati Hadiri Deklarasi ODF

    Bupati Serahkan Bantuan Digitalisasi Pembelajaran

    • By admin
    • October 25, 2026
    • 4 views
    Bupati Serahkan Bantuan Digitalisasi Pembelajaran

    Wabup Jamhuri Amir Hadiri Rakornas TPAKD

    • By admin
    • October 24, 2026
    • 5 views
    Wabup Jamhuri Amir Hadiri Rakornas TPAKD

    Bupati: Progres Pembangunan Ruas Jalan Pelang – Kepuluk: Capai 85 Persen

    • By admin
    • October 22, 2026
    • 7 views
    Bupati: Progres Pembangunan Ruas Jalan Pelang – Kepuluk: Capai 85 Persen

    Bupati Terima Audiensi EGM PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan

    • By admin
    • October 21, 2026
    • 9 views
    Bupati Terima Audiensi EGM PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan